24 C
id

Berikut 3 Ide Bisnis di Desa dengan Modal Pas-pasan, Kelihatan Kecil-Kecilan, Tapi Untung Menggiurkan

Ide Bisnis
Ilustrasi/foto via glcworld.co.id


AchehNetwork.com - Ketika membayangkan desa, mungkin yang terlintas adalah gambaran pedesaan yang sepi. 


Namun, sebenarnya, desa adalah ladang yang subur bagi berbagai potensi bisnis yang menjanjikan.

Dengan ide kreatif dan eksekusi yang tepat, bahkan modal kecil pun dapat menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan.

Berikut adalah ulasan singkat tentang tiga peluang bisnis menguntungkan di desa yang dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 250 ribu per hari, meskipun dengan modal terbatas, seperti yang disajikan dalam kanal Youtube Inspirasi Pagi.



1. Jual Mi Ayam


Salah satu usaha yang layak dipertimbangkan adalah menjual mie ayam. 


Permintaan akan hidangan ini cukup tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Fachrudin adalah contoh kesuksesan dalam bisnis ini. Dengan modal awal sekitar Rp 2,5 juta pada tahun 1997, kini ia mengelola 450 gerobak mie ayam dengan omzet mencapai 320 juta per bulan. 


Modal awal untuk memulai usaha mie ayam termasuk panci, gerobak, dan peralatan lainnya dengan total sekitar Rp 10 juta.

Berdasarkan perhitungan pengeluaran bahan dan potensi penjualan, bisnis mie ayam dapat menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp 8,2 juta per bulan.



2. Jual Martabak


Martabak adalah pilihan bisnis lain yang menjanjikan. 


Muhammad, seorang mahasiswa, berhasil menghasilkan omzet hingga Rp 30 juta per bulan dengan usaha martabaknya.

Banyaknya gerobak martabak di pinggir jalan menunjukkan potensi pasar yang besar. 


Modal awal untuk usaha ini mencakup gerobak, tabung gas, dan perlengkapan lainnya dengan total sekitar Rp 3,6 juta.

Dengan penjualan rata-rata 30 buah martabak manis dan 30 buah martabak telur per hari, bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp 12 juta per bulan.



3. Jual Gorengan


Usaha gorengan sering dianggap sepele, namun pendapatannya bisa signifikan. 


Eril adalah contoh sukses dalam bisnis ini, dengan pendapatan bersih mencapai Rp 15 juta per bulan.

Dengan berbagai macam gorengan seperti tempe goreng, tahu isi, dan ote-ote, bisnis ini dapat menarik minat konsumen. 


Dengan memulai usaha jualan gorengan di pinggir jalan, pendapatan yang menjanjikan bisa didapatkan. 


Dengan variasi gorengan yang beragam, penjualan bisa meningkat, dan dengan keuntungan bersih mencapai Rp 20 juta per bulan, bisnis ini layak dipertimbangkan.

Dari ketiga contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa modal kecil bukanlah penghalang untuk memulai bisnis yang menguntungkan di desa. 


Yang terpenting adalah memiliki ide kreatif, perencanaan yang matang, dan ketekunan dalam menjalankan usaha. 

Jadi, tetaplah semangat, kerja keras, dan optimis dalam mengembangkan usaha di desamu.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya