24 C
id

Berikut Daftar Ikan Tinggi dan Rendah Kalium, Pentingnya Pembatasan Konsumsi Ikan Tinggi Kalium bagi Penderita Masalah Ginjal

Ikam Tinggi Kalium
Ilustrasi/pixabay


AchehNetwork com - Ikan tidak hanya lezat, tetapi juga merupakan sumber protein tanpa lemak jenuh yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Namun, perlu diperhatikan bahwa ikan juga kaya akan kalium atau potasium, mineral yang esensial untuk menjaga keseimbangan cairan dan mendukung fungsi jantung serta ginjal.

Meskipun kalium penting untuk kesehatan, orang dengan masalah ginjal perlu membatasi konsumsi ikan tinggi kalium agar tidak membebani fungsi organ tersebut. 

Ini karena ginjal bertanggung jawab menyaring darah dan menjaga keseimbangan elektrolit, termasuk kalium. Pada orang sehat, ginjal biasanya mampu mengeluarkan kelebihan kalium melalui urine tanpa masalah.

Namun, jika seseorang mengalami penurunan fungsi ginjal karena masalah kesehatan, kemampuan ginjal untuk menyeimbangkan elektrolit, termasuk mengeluarkan kelebihan kalium, dapat terganggu. 

Hal ini dapat menyebabkan hiperkalemia atau peningkatan kadar kalium dalam darah, yang bisa berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan irama jantung, serangan jantung, henti jantung, dan bahkan gagal ginjal.

Untuk menjaga keseimbangan kalium dalam tubuh, penting bagi penderita masalah ginjal untuk memperhatikan asupan kalium harian. 

National Kidney Foundation merekomendasikan agar asupan kalium tidak melebihi 2.000 miligram per hari untuk pasien penyakit ginjal. 

Meskipun demikian, kebanyakan orang dengan masalah ginjal atau yang telah menjalani transplantasi ginjal masih bisa menikmati ikan sebagai bagian dari pola makan mereka, hanya saja dalam porsi yang lebih kecil.


Berikut adalah daftar beberapa jenis ikan tinggi kalium yang sebaiknya dibatasi konsumsinya oleh penderita ginjal:

  • Ikan haring: 542 miligram per 100 gram
  • Ikan kod hitam (black cod/sablefish): 459 miligram per 100 gram
  • Ikan polak (batubara/pollock): 456 miligram per 100 gram
  • Ikan trout pelangi (rainbow trout): 450 miligram per 100 gram
  • Ikan halibut: 449 miligram per 100 gram
  • Ikan salmon: 439 miligram per 100 gram
  • Ikan sarden (kaleng): 397 miligram per 100 gram
  • Ikan selar: 392,6 miligram per 100 gram
  • Ikan lele: 366 miligram per 100 gram
  • Ikan hadok (haddock): 351 miligram per 100 gram


Di sisi lain, beberapa jenis ikan rendah kalium yang bisa menjadi pilihan lebih sehat bagi penderita masalah ginjal antara lain:

  • Ikan patin: 346 miligram per 100 gram
  • Ikan bares (perch): 344 miligram per 100 gram
  • Ikan bass bergaris (striped bass): 328 miligram per 100 gram
  • Ikan tuna sirip biru: 323 miligram per 100 gram
  • Ikan nila: 302 miligram per 100 gram
  • Ikan bandeng: 271,1 miligram per 100 gram
  • Ikan mujair: 265,8 miligram per 100 gram
  • Ikan gabus: 254 miligram per 100 gram
  • Ikan kembung: 245 miligram per 100 gram
  • Ikan sebelah (flounder): 197 miligram per 100 gram
  • Ikan teri: 126,1 miligram per 100 gram


Jika seseorang mengalami gejala kelebihan kalium atau hiperkalemia, seperti tubuh lemah, mati rasa, mual, gangguan pernapasan, nyeri dada, atau detak jantung tidak teratur, segera berkonsultasi dengan profesional medis. 

Hiperkalemia dapat menjadi kondisi serius dan memerlukan penanganan yang cepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, bahkan kematian.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya