24 C
id

Kapaloe, Penipuan Berkedoak Rumah Layak Huni di Aceh Timur Rugikan Warga Puluhan Juta

Bantuan Rumah Layak Huni
Gambar ilustrasi/foto: rumah123


AchehNetwork.com - Sejumlah warga di desa ini mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat penipuan berkedok rumah bantuan layak huni. 

Peristiwa ini diduga dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Pihak CV. jasa  Ayahanda, dengan modus operandi meminta administrasi sebelum realisasi pembangunan rumah layak huni dilaksanakan.

Dilansir dari Saranainformasi.com, RB, salah satu korban dalam program penipuan pembangunan rumah layak huni, mengungkapkan, bahwa dirinya dan terduga pelaku berinisial MH sempat bertemu di salah satu kafe di Idi Rayeuk pada tanggal 7 Januari 2024 untuk membahas rencana bantuan rumah layak huni.

Tujuan dari pertemuan tersebut adalah agar bantuan yang direncanakan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat kurang mampu dan sesuai dengan kriteria layak huni. 

Namun, tidak sampai sebulan setelah pertemuan tersebut, terduga pelaku kembali bertemu dengan korban di sebuah kafe di daerah Lokop, Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur. 

Kali ini, dia menjelaskan mengenai prosedur administrasi dan mekanisme pengurusan yang harus dilakukan.

Pada akhirnya, terduga pelaku menuntut pembayaran sebesar Rp2 juta per unit sebagai biaya administrasi dan pengurusan dokumen. 

Negosiasi pun terjadi antara korban dan pelaku, yang kemudian menyepakati proses pembangunan serta melakukan transaksi pembayaran non tunai di sebuah toko di UD Lokop. 

Akhirnya, pada tanggal 15 Pebruari 2024, kontrak untuk pembangunan 27 unit rumah ditandatangani.

Korban-korban yang telah menjadi mangsa dari penipuan ini mengalami kerugian finansial yang signifikan. 

Kasus ini menyoroti pentingnya waspada terhadap modus penipuan yang merugikan masyarakat, serta perlunya penguatan pengawasan terhadap program-program bantuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.(*)


Sumber: .Saranainformasi.com

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya