24 C
id

Sie Itek: Kuliner Aceh yang Kaya Rempah dan Menggugah Selera


Sie Itek, Kuliner Aceh
Kuah Sie Itek/Foto: iStock


AchehNetwork.com —  Aceh, provinsi yang terkenal dengan kekayaan kulinernya, selalu berhasil menggugah selera para pecinta makanan dari berbagai penjuru dunia. 


Keunikan dan kelezatan masakan Aceh tak hanya memikat wisatawan, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Salah satu kuliner yang menjadi favorit adalah Sie Itek, yakni daging bebek yang disajikan dengan kuah beraroma kari. 

Menurut tulisan di 1001 Indonesia, hidangan ini sangat kaya akan rempah dan cocok dinikmati baik sebagai menu makan siang maupun makan malam.

Sie Itek hadir dalam dua varian utama: masak mirah dan masak puteh (meublèng). 

Masak mirah memiliki kuah berwarna merah yang menggoda, berkat penggunaan cabai merah yang melimpah. 

Sebaliknya, masak puteh menghadirkan nuansa kuah yang lebih lembut dan berwarna putih, mirip dengan opor ayam khas Jawa. 

Rasa gurih tanpa sensasi pedas membuat varian ini menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang kurang menyukai makanan pedas.

Keistimewaan Sie Itek terletak pada penggunaan 12 hingga 20 jenis rempah dalam proses memasaknya. 

Di antara berbagai rempah tersebut, aroma daun teumurui (daun kari atau salam koja) dan daun pandan menjadi yang paling menonjol, memberikan sentuhan harum yang khas dan menggugah selera. 

Selain itu, daun pandan juga digunakan untuk mengikat setiap potongan daging bebek, menambah keunikan dan cita rasa tersendiri pada hidangan ini.

Menariknya, hampir semua keude bu (warung nasi) di Aceh menyajikan Sie Itek sebagai menu andalan. 

Bahkan, terdapat varian lainnya seperti sie kameng (daging kambing) dan sie manok (daging ayam) yang tak kalah lezat dan kaya rasa.

Dengan kekayaan rasa dan aroma yang ditawarkan, tak heran jika kuliner Aceh seperti Sie Itek selalu menjadi primadona bagi siapa saja yang ingin menikmati kelezatan masakan tradisional yang autentik.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya